• Serah Terima Amanah

    Serah Terima Amanah dari Syah Azis Perangin Angin (Ketua FLP Semarang 2011 - 2014) kepada Muh. Hafidz Nabawi (Ketua FLP Semarang Periode 2014 - 2016). Semoga dapat membawa FLP Semarang menjadi lebih baik. Amin...

  • Pelantikan Pengurus Wilayah FLP Jateng di Semarang

    Pelantikan Pengurus FLP Wilayah jawa tengah di SDIT Cahaya Bangsa Semarang. Semoga amanah ya... Amin..

  • Open Recruitmen Anggota FLP SMG

    Berpose setelah selesai mengikuti Rekrutmen Anggota Baru FLP Semarang... Ayo, Tunjukkan Orange-Mu.. Menanti karya Flpers Semarang... Semoga makin produktif... Amiin..

Showing posts with label Berita Agenda. Show all posts
Showing posts with label Berita Agenda. Show all posts

Thursday, February 7, 2019

KMKL #1 EPS 7

"Every accomplishment starts with the decision to try." (John F. Kennedy)

Mengawali sebuah mimpi menjadi penulis, tentu harus mulai menulis. Tetapi, untuk menjaga semangat tetap membara, perlu berkumpul dengan teman-teman dengan
kecenderungan yang sama.

Kelas Menulis FLP Semarang alumni KMKL #1 kembali digelar. Di episode ke 7 ini,  terlihat satu alumni KMKL#1 datang di teras gedung Ki Narto Sabdo, TBRS Semarang. Jam 8 acara dibuka dengan 2 orang pengurus dan 3 orang peserta. Seiring waktu berjalan, genap 9 orang mengikuti acara Kelas Menulis FLP Semarang sampai selesai.

Mengambil keberkahan dari Al-Qur'an, acara diawali dengan melantunkan Al-Fatihah bersama-sama. Selanjutnya sharing pengalaman Estina yang pindah dari FLP Solo ke FLP Semarang. Masuk ke materi inti, Rohagung, Ketua FLP Semarang periode 2018-2020 mengambil alih.

Episode ke 7 kali ini membahas "Jurus Ampuh Nulis Buku Fiksi" bab OPENING. Salah satu kunci membuat  pembaca ketagihan untuk menyelesaikan buku cerita adalah pembukaan yang menarik. Rohagung menjelaskan bahwa untuk menulis opening sebuah buku tidak boleh monoton. Misalnya mengawali dengan pembahasan cuaca, atau pembukaan dongeng, "Pada suatu hari...". Selain monoton, hindari pembukaan yang bertele-tele dan pembukaan yang membocorkan isi buku.

Nah, cara menghindari opening yang monoton bisa dengan menambahkan daya kreatifitas. buatlah pembaca terkejut dan bangunlah mood pembaca ke dalam cerita. Contoh pembukaan yang menggebrak dalam bentuk narasi:
"Di mulutmu cinta seperti tahi ayam. Hanya hangat di awal, berlanjut busuk hingga akhir."

Pembaca akan langsung menangkap maksud penulis yang sedang menggambarkan bahwa tokoh tersebut sedang marah dan menyesal.

Penting! BACA, BACA, BACA.
Dengan banyak membaca, akan semakin banyak referensi pola opening yang dahsyat dan asyik.

Ingin tahu kelanjutan jurusnya? Ikuti Kelas Menulis episode selanjutnya, 17 Februari 2019 di TBRS jam 08.00-10.00 WIB. GRATIS dan terbuka untuk umum.

Friday, January 25, 2019

KMKL#1EPISODE SPESIAL

Ngobrol Santai Kepenulisan Bersama Boim Lebon

Ahad, 20 Januari 2019
Tak terasa kelas menulis kemah literasi angkatan #1 FLP Semarang telah memasuki episode #6. Pada episode kali ini ada yang spesial dan berbeda dari biasanya. Kelas kita kedatangan tamu spesial dari FLP Pusat. Beliau penulis produktif yang luar biasa. Karya sudah banyak dan keren. 

Sebelum beliau mengisi kelas menulis pagi itu, kita mulai dengan cerita inspiratif dari peserta. Ada seorang peserta yang datang jauh-jauh dari Sayung-Demak bersama putrinya untuk ikut kelas menulis. Beliau adalah Bu Nur, penulis buku dan guru SMP Sayung. Ternyata karya beliaupun juga banyak. Tekad beliau konsisten untuk menulis adalah ingin membagikan semangat dan inspirasi bagi guru-guru yang lain agar giat dalam literasi. Gurupun bagian penting dari dunia literasi.

Selanjutnya adalah diskusi kepenulisan bersama tamu spesial yang hadir episode kali ini. Salah satu yang membuat orang langsung kenal beliau adalah karena karakter salah satu tokoh di novel zaman dulu, yaitu "Lupus". Beliau adalah Boim Lebon. 

Kelas menulis kali ini juga pesertanya membludak dari biasanya. Ternyata sosok beliau memang memiliki magnet luar biasa pada pegiat literasi. Berbagi pengalaman menulis dari awal menulis hingga sekarang ini. 

Salah satu point dan kunci rahasia yang beliau bagikan kepada kita semua adalah "Keajaiban Silatirahmi". Beliau menekankan betapa pentingnya mengikat ukhuwah. Berasal dari hal tersebutlah Pak Boim sapaan akrabnya, trus produktif dalam menulis dan produktif mendapat teman baru. 

Akhir sesi dari kelas episode ini kitapun berfoto bersama Pak Boim. Sebuah inspirasi nyata bahwa menjadi penulis benar-benar meluaskan persaudaraan kita. Ayo semangat menulis ya...

by. Raddy Ibnu Jihad 

Monday, December 17, 2018

Kelas Menulis Kemah Literasi (KMKL) #1 episode 03

Ahad, 9 Desember 2018

Kelas Menulis Kemah Literasi (KMKL) angkatan pertama yang diselenggarakan oleh FLP Semarang telah memasuki pertemuan ketiga. Masih bertempat di Taman Budaya Raden Saleh, diskusi kali ini masih ditemani ketua FLP Semarang periode ini yaitu kak Roh Agung. Sekalipun hanya satu peserta baru yang ikut dalam diskusi, tidak menyurutkan semangat FLP Semarang untuk menyelenggarakan kelas menulis tersebut. Salah satu tujuan utama FLP Semarang, untuk membangkitkan kembali semangat literasi di Kota Semarang mengalahkan segala hal yang merintangi.

Pertemuan kali ini dibuka dengan cerita inspirasi dari Mas Deden, peserta yang baru saja ikut bergabung. Beliau bercerita tentang mendapat banyak kisah inspirasi dari para muallaf yang ada di Kota Semarang. Beliau ingin sekali menuliskannya agar suatu saat juga bermanfaat bagi banyak orang.

Materi pada episode ketiga ini mengenai cara menggali ide, menangkapnya, kemudian menuliskannya. Dalam hal ini kita perlu tahu dan harus tahu bahwa ide merupakan hal pokok dan sangat penting bagi seorang penulis. Karena idelah yang membedakan seorang penulis dengan penulis yang lain. Ide juga yang membedakan setiap karya yang dihasilkan atau dilahirkan.

Kak Roh Agung menyampaikan beberapa tips dalam menggali ide yang sebenarnya selalu berjalan-jalan dan mengelilingi kita. Kemudian langkah-langkah untuk menangkap dan mengikatnya agar mereka tidak berlarian bahkan pergi menjauh dari kita. Setelah itu teknik untuk menuliskannya agar ide itu bukan lagi barang baku mentah, melainkan bisa menjadi sajian yang enak untuk dinikmati. Setelah itu kegiatan diskusi berlangsung untuk menyampaikan kendala-kendala yang dirasakan saat kepenulisan. Diskusi tetap asyik dan menarik, sekalipun diiringi riuh suara anak-anak yang berlomba menari di seberang tempat diskusi, juga pepohonan, bebatuan dan patung yang seakan ikut hadir menemani.

Sampai bertemu di episode selanjutnya. Semoga para pejuang pena sekalian tetap semangat untuk menjadi pembelajar yang berproses.

By. Roh Agung D.W.

Sunday, November 11, 2018

KMKL #1 FLP SEMARANG

TBRS, Ahad, 11.11.2018

Setelah lama berlalu, alumni oprec FLP Semarang 2018 mulai dikumpulkan kembali. Dimulai dari pengumpulan di grup WA, kelas menulis offline-online sebagai wadah untuk saling menyemangati dalam berkarya pun dibuka.

Agenda perdana diselenggarakan hari Ahad, 11 Nopember 2018 di teras gedung Ki Narto Sabdo, TBRS. Ada dua peserta alumni oprec, Ali dari UNIMUS dan Nika dari UNISULA. Satu lagi peserta bergabung dari UIN Walisongo, Anni. Meskipun sudah mendaftar oprec namun belum mengikuti rangkaian agendanya. Jadi tahun depan harus mengulang lagi ya😉.

Sementara pendamping pekan ini adalah Rohagung, kerap memakai nama Raddy ibnu Jihad, Ketua FLP Semarang periode 2018. Beliau mempelopori kegiatan KMKL (Kelas Menulis Kemah Literasi) ini dengan tujuan mensolidkan anggota baik yang baru masuk maupun pengurus lama. Harapan ini rencana diaplikasikan dalam agenda-agenda yang menarik. Tidak hanya duduk dan mendengarkan materi, tetapi juga ke depan akan ada lapak baca, kunjungan, lomba-lomba dan kegiatan lain menyesuaikan kurikulum FLP dari wilayah dan pusat.

Kegiatan perdana kali ini berisi pengenalan kembali masing-masing peserta yang datang kemudian sharing inspirasi oleh Ali, motivasi menulis oleh Pak Rohagung dilanjutkan free writing dan ditutup (lupa foto bersama🙇). Ali menyampaikan bahwa menulis membuatnya bisa berbagi ilmu tanpa harus menunjukkan diri. Hal ini dilakukan karena menurut pengakuannya, dirinya seorang introvert. Kemudian disambung oleh Pak Rohagung dalam motivasi menulisnya bahwa ada pahlawan di Indonesia yang dikenang bukan karena berdarah-darah mengangkat senjata, tetapi justru dengan menulis. Menulis secara kontinyu hingga bisa dibukukan dan memberikan manfaat tidak hanya bagi penulis tetapi juga orang lain. Pahlawan itu adalah RA Kartini. Jadi pesan beliau kepada para peserta adalah untuk terus menulis meskipun hal-hal sederhana dalam aktivitas keseharian karena tulisan akan membaik seiring kita sering menulis.

Pada segmen free writing peserta diberi waktu 10 menit untuk menuangkan ide yang terlintas saat itu. Luar biasa, semua bersegera mengambil pena dan menorehkannya pada lembar yang dibagikan. Dari hasil tulisan mereka, tampak minat dari masing-masing peserta. Ali dengan artikel berjudul "Berani" cocok menjadi penulis kolom surat kabar. Nika dengan cermin (cerita mini), Anni dengan kisah bapak sebagai malaikat tak bersayap, dan Hani (kadiv kaderisasi FLP Semarang) menulis dengan bahasa yang cocok di bidang motivasi remaja. Hasil tulisan mereka bisa dilihat di ig @flpsemarang.

KMKL perdana FLP Semarang ini selesai sesuai waktu yang dijadwalkan. Selanjutnya, KMKL akan diadakan bergantian secara online dan offline (tatap muka) di waktu yang sama 08.00 - 10.00 WIB.

By: Lala di batas maya

Monday, December 11, 2017

Seru!! Sharing Nulis Dapat Duit

Semarang- Bertempat di Tower Cafe jalan Banjarsari Selatan No. 49b, Tembalang, Semarang diselenggarakan sharing penulisan bersama BaBe. Acara tersebut berlangsung selama 2 jam dimulai pukul 16.30, lebih lambat satu setengah jam dari yang dijadwalkan. Meskipun demikian, sharing penulisan dari BaBe ini tetap berlangsung semarak. Peserta aktif menyimak presentasi dari Kak Wawa dan Kak Riska.

BaBe merupakan salah satu platform yang menyediakan layanan bagi pembaca untuk membaca artikel-artikel menarik dan unik. Sesuai akronimnya, Baca Berita atau BaBe terasa kental dengan nuansa betawi. Oleh karena itu logo yang dipakai adalah sosok laki-laki yang memakai kopiah hitam.

Nah, biasanya baca berita dengan membuka browser, kini tidak lagi. Artikel pada BaBe dapat diakses melalui aplikasi. Cukup unduh aplikasinya di layanan bursa aplikasi ponsel pintar atau laptop untuk mendapatkan informasi yang menarik dan unik.

Peserta yang hadir dalam sharing penulisan bersama BaBe, Senin, 11 Desember 2017 tersebut berasal dari komunitas-komunitas penulis Semarang. Perwakilan FLP Semarang merupakan peserta terbanyak dengan mengirimkan 21 orang delegasi. Selain dari FLP Semarang, perwakilan DKJT dan komunitas Hayam Wuruk UNDIP juga hadir sore itu. Ada kejutan dari penyelenggara. Beberapa peserta aktif mendapat hadiah uang tunai setelah menjawab pertanyaan.

Sebagai lanjutan dari sharing penulisan dari BaBe, para peserta diajak untuk menjadi kontributor. Kanal artikel yang dibuka untuk kontributor freelance ada 6, yaitu hiburan, seks, kesehatan, Islam, unik, dan humor. Setiap artikel yang terbit akan mendapat honor mulai Rp10.000,00 hingga Rp100.000,00.
Tertarik? Silahkan daftar pada aplikasi BaBe.

(Lala di batas maya)

Sunday, December 3, 2017

UPGRADING & SHARING KEPENULISAN

Forum Lingkar Pena (FLP) bekerja sama dengan Perpusda Magelang, mempersembahkan:

*Upgrading Kepenulisan FLP Wilayah Jawa Tengah*

Bagi kamu yg ingin mendunia dg pena, ini lah saatnya..

_"Jateng Mendunia dengan Pena"_

======================

*Workshop Kepenulisan*

_"Agar Tulisanku Dirindukan"_

Oleh:

✅ Kak Sinyo Egie
⏩ Founder Yayasan Peduli Sahabat
⏩ Kaderisasi FLP Magelang

✅ Ibu Rianna Wati, S.S, M.A.
⏩ Dosen Sastra & Budaya UNS
⏩ Staf Kaderisasi BPP FLP

🕹 Ahad, 24 Desember 2017
⏰ 13.00 - 17.00 WIB
📌 Aula SMPIT Ihsanul Fikri, kota Magelang

_terbuka untuk umum_

========================

*Sarasehan Pengurus FLP*

_"Membangun Organisasi yang Sehat"_

Bersama:
Ganjar Widhiyoga, Ph.D
⏩ Tesis Doktoral dengan predikat 'lulus tanpa revisi' _(pass with no revision)_ di Durham University, Inggris
⏩ Sekjend BPP FLP

🗓 Ahad, 24 Desember 2017
⏰ 19.30 - 22.00 WIB
📌 Aula SMPIT Ihsanul Fikri, kota Magelang

_khusus pengurus FLP_

======================

*Ekspedisi Kepenulisan*

Acara jalan-jalan di Magelang bareng penulis se-Jawa Tengah

🗓 Senin, 25 Desember 2017
⏰ 05.00 - 07.30 WIB
📌 Sekitar Kota Magelang

_khusus pengurus FLP_

======================

*Seminar Kepenulisan*

"Sukses Menembus Penerbit"

Oleh:
Rahman Hanifan
⏩ ketua wilayah FLP Jateng

🗓 Senin, 25 Desember 2017
⏰ 08.30 - 10.30 WIB
📌 Aula SMPIT Ihsanul Fikri, kota Magelang

_terbuka untuk umum_

=======================

*Pendaftaran:*

Ketik Daftar UG Kepenulisan#Nama Lengkap#Tanggal lahir#no.HP#program yang diikuti

kirim ke
0815-7847-7466 (SMS)
0856-4303-4610 (WhatsApp)

Setelah mendaftar, harap transfer sebesar HTM ke: 7092209126
Bank BSM
Atas nama Putri Aprilita.
Konfirmasi transfer dengan mengirimkan bukti transfer ke nomor kontak pendaftaran.

*HTM:*

1⃣ Workshop Kepenulisan
Pelajar/Mahasiswa: Rp10.000
Umum: Rp20.000

2⃣ Seminar Kepenulisan
Pelajar/Mahasiswa: Rp10.000
Umum: Rp20.000

3⃣ Paket Hemat Rp75.000 *only*
Fasilitas: tempat untuk tidur, free makan 2x, Snack 3x, & bisa sharing dg pengurus FLP se-Jawa tengah.
(bagi yang berasal dari luar kota dan ingin mengikuti seluruh sesi)

*maksimal pendaftaran 19 Desember 2017 pukul 23.59  WIB*

📚🖋📚🖋📚🖋📚🖋📚🖋
_Forum Lingkar Pena: Berbakti, Berkarya, Berarti_

Bagi yang ingin bertanya tentang program, bisa hubungi Sofari: 085729878710

Tuesday, April 25, 2017

Organisasi Literasi FLP (Forum Lingkar Pena) Wilayah Jawa Tengah Adakan Musyawarah Kerja di Solo

Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Jawa Tengah, Sabtu-Minggu (22-23/4) adakan kegiatan musyawarah kerja yang bertempat di aula SD IT Taqqiya Rosyida, Kartasura. Kegiatan muswil ini membahas terkait program kerja forum lingkar pena wilayah Jawa Tengah selama dua tahun.

Rahman Hanifan, selaku ketua FLP Jateng terpilih untuk periode 2017/2018 dalam sambutannya mengarahkan jajaran pengurus dan anggota untuk fokus dalam mengembangkan budaya literasi di masing-masing daerah atau cabang. Pengurus dan anggota FLP Jateng juga diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk mencintai budaya membaca buku.

Muskerwil ini dihadiri 10 utusan dari masing-masing cabang. Antara lain: FLP cabang Solo, Semarang, Cilacap, Pemalang, Pekalongan, Tegal, Temanggung, Kebumen, Pati dan  Magelang. Muskerwil Jateng ini juga dihadiri sekjend BPP FLP, Afifah Afra yang memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota flp di seluruh Jawa Tengah. Dalam kegiatan muskerwil ini FLP Ranting IAIN Surakarta dan FLP Cabang Solo menjadi tuan rumah sebagai penyelenggara acara muskerwil.

Agus Yulianto (Humas FLP Jateng)

Monday, January 26, 2015

Pelantikan FLP Cabang Semarang Periode 2015-2016

Bismillahirrahmaanirrahim

Ba'da tahmid wa shalawat, 'amma ba'du,


"terbang gelatik di langit biru,
  gerak berarak seirama kinanti,
  saat terlantik pengurus baru,
  terkikis habis masa menanti"




Barakallah, atas terlantiknya pengurus terpilih FLP Cabang Semarang Periode 2015-2016 pada hari Ahad, 25 Januari 2015 di Kuttab Al Fatih.

Ketua

M. Nabawi

 

Sekretaris

Siti Mu'awanah

 

Bendahara

Titi R.H.

 

Divisi HRD

Syah Azis P., 
Anny R.

 

Divisi Karya

Roh Agung W.
Fatikhah Mei A.

 

Divisi Infokom

Winas Nazula F.M


Semoga tetap semangat dalam membangun kembali gelombang kepenulisan di Semarang.

Friday, February 22, 2013

REFLEKSI MILAD FORUM LINGKAR PENA



REFLEKSI MILAD FORUM LINGKAR PENA
“Di titik manakah kita sekarang?”


Semua yang kita lalui tidak bisa lepas dari yang namanya proses. Bahkan sebagai sosok manusia. Kita diciptakan melalui fase dari ‘bentuk yang hina’ hingga menjadi bagian dari ciptaan-Nya yang sempurna yang terlahir menyapa dunia. Kemudian belajar mendengar suara, melihat, dan mengartikan kata demi kata. Sampai tiba waktu dewasa kemudian kita memutuskan untuk menjadi bagian dari cerita, sebagai penulis.

Sebagai penulis pastilah hidup kita tidak jauh terpisah dari alur. Ada proses pengenalan tokoh, tempat, dan suasana. Ada tahap masuknya konflik. Berlanjut ke puncak masalah hingga bertemu jalan keluar. Terkadang tiap alur memiliki akhir sempurna, tak jarang dibiarkan terbuka begitu saja.

Nah, sebagai bagian dari Forum Lingkar Pena, apakah kita sudah cukup mengenal organisasi ini hingga kita pilih sebagai jalan syiar Islam? Sudahkah kita menjadi bagian dari proses berkembangnya organisasi ini? Sudahkah  tiap prosesisnya kita jalani? Ataukah pertanyaan sudahkah menjadi sebuah pernyataaan sudahlah?

Bila menengok ke belakang, Forum Lingkar Pena hanyalah sebentuk kegelisahan tentang perlunya memberikan bacaan bermutu kepada masyarakat. Siapa menyangka 6 tahun berikutnya forum ini telah memiliki cabang di hampir setiap propinsi di Indonesia. Bahkan dalam kurun waktu 6 tahun itu telah hadir setidaknya 200 buku mewarnai dunia literasi di Indonesia. Bukan hanya terbit, tetapi juga menjadi best seller. Seuah proses yang bisa dikatakan luar biasa.

Kini, setelah Forum Lingkar Pena sampai di tahun ke-16, di titik manakah kita sekarang?

-Lala di batas maya,HRD FLP Cabang Semarang



Sunday, February 17, 2013

Catatan Kegiatan-Sanggar Kreatif Februari 2013



Catatan Kegiatan-Sanggar Kreatif Februari 2013

Syah Azis P(Ketua FLP Cabang Semarang) menambahkan perlunya tiap penulis memperhatikan EYD dalam penulisan karya dengan mengatakan, “Apa sih bedanya tanda baca satu dan banyak? Semestinya emosi cerita diperjelas dengan kata-kata, bukan pada tanda baca.”
Semarang-Sanggar Kreatif (17/2) bulan ini  benar-benar luar biasa. Meskipun hanya ada dua wajah baru, Septi dari Sastra Indonesia dan Rizza dari Sastra Jepang Universitas Diponegoro dan sebelas orang wajah lama, bedah cerpen tetap berjalan baik. Acara yang seharusnya dimulai pukul 08.00 wib, mundur menjadi pukul sepuluh. Hal ini disebabkan beberapa rider dari Semarang berpindah haluan menjadi bus traveler.
Apapun alasan mereka yang memilih naik bus dan peserta yang menunggu dari jam yang sudah ditentukan, satu hal yang bisa ditangkap adalah loyalitas. Pemburu kebaikan tidak berhenti pada kata terlambat. Seperti kata pepatah,’Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali’. Apalagi keterlambatan masih menyisakan ruang untuk ilmu.
Semula hanya ada dua sesi yang akan dilangsungkan. Namun, adanya kehadiran wakil dari FLP Wilayah Jawa Tengah, bertambahlah satu sesi dari yang sudah ada. Acara inti yang pertama, bedah cerpen dibuka dengan penjelasan tentang proses kreatif di balik penulisan cerpen “Daun Yang Kuat Tak Akan Jatuh Diterpa Angin”. Diawali dari kegemaran Mbak Yaya (penulis-red) membaca novel-novel Tere Liye yang salah satunya berjudul “Daun Yang Jatuh Tak Akan Pernah Membenci Angin” kemudian ditambah celetukan temannya bahwa orang yang agamanya kuat seharusnya tidak akan terpuruk meskipun patah hati. Judulnya  juga terinspirasi dari komentar singkat seorang temannya.
Selanjutnya, satu per satu mulai mengomentari cerpen itu. Septi mengomentari sisi penokohannya yang kurang bahkan belum tampak. Rizza yang salah berorientasi tentang setting karena teralihkan oleh nama tokoh dan pembahasan tentang bunga sakura. Ada Siti Muawanah yang memberi masukan tentang Kinar (tokoh perempuan dalam cerpen) seharusnya tidak pulang ke Jakarta melainkan tetap melanjutkan proses akhir studi S2-nya untuk mencitrakan bahwa Kinar tokoh yang kuat.
Kemudian Syah Azis P. (Ketua FLP Cabang Semarang) menambahkan perlunya tiap penulis memperhatikan EYD dalam penulisan karya dengan mengatakan, “Apa sih bedanya tanda baca satu dan banyak? Semestinya emosi cerita diperjelas dengan kata-kata, bukan pada tanda baca.” Selain itu, Azis menambahkan masukannya pada bagian penulisan konflik yang terlalu lama munculnya. Sebaiknya sebuah cerpen lebih banyak mengulas konflik dibanding setting. Pentingnya logika cerita juga disinggung dalam masukan Azis yang juga diamini oleh penulisnya.
Sementara peserta lain menambahkan kritikan dari segi keruntutan suasana, pemilihan kata, dan pengendalian ego penulis dalam memasukkan kegemarannya menjadi unsur cerita agar tidak terkesan seperti curhat colongan.
Bedah cerpen diakhiri dengan penugasan untuk setiap peserta membuat resensi cerpen “Daun Yang Kuat Tak Akan Jatuh Diterpa Angin”. Hasilnya bisa dikumpulkan melalui email lingkarsemarang@gmail.com dan natinya akan diposting di grup FB FLP Semarang.
Memasuki sesi ke dua, Siti Muawanah mewakili FLP Wilayah Jawa Tengah mensosialisasikan program-program FLP Wilayah Jawa Tengah. Program terdekat adalah pembuatan tas. Diharapkan semua anggota FLP se-Jawa Tengah memesan tas laptop seukuran laptop 14” dengan kelengkapan 3 space utama ditambah kanan untuk tempat minum dan kiri untuk tempat payung. Harga yang ditetapkan Rp95.000,00. Bagi anggota yang ingin memesan bisa menghubungi Totti (bendahara FLP Cabang Semarang) di nomor 081804897171. Laba pembuatan tas tersebut nantinya akan dikembalikan ke masing-masing cabang untuk akomodasi menuju MUKERNAS Forum Lingkar Pena Pusat (Indonesia) yang akan diselenggarakan akhir Agustus di Bali.
Pada pembahasan terakhir, Ridwan Arifin (Ketua FLP Ranting Sekaran) memaparkan tentang Writing Supper Camp atau Open Recruitment FLP se-Semarang yang akan dilaksanakan tanggal 1-3 Maret 2013. Dengan Rp60.000,00 fasilitas yang akan didapatkan adalah ilmu, sertifikat, kudapan, makan besar, dan kaos (dibagikan paling tidak 2 pekan setelah acara). Pendaftaran bisa dilakukan dengan menghubungi ketua ranting terdekat atau langsung ke humas acara, Ridwan di nomor 085782444699. Pembayaran bisa dilakukan pada hari H acara.
Selamat Berkarya!

-Lala di batas maya (HRD FLP Cabang Semarang)

Tuesday, July 10, 2012

Catatan Muskerwil FLP Jawa Tengah


Catatan Muskerwil FLP Jawa Tengah
Oleh: Syah Azis Nangin

Pelantikan Pengurus FLP Wilayah Jawa Tengah periode 2012 - "periode berikutnya"
Hufh.. Hari yang cukup melelahkan setelah bergelut dengan dunia kampus dan organisasi selama 2 minggu terakhir. Di saat aku sedang ujian semester II di Magister Ilmu Lingkungan Univ. Diponegoro, di sisi lain aku juga harus merancang serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan Forum Lingkar Pena (FLP). Alhamdulillah, atas segala kemudahan yang diberikan oleh Allah SWT kedua urusan yang sangat urgen tersebut dapat terlaksana dengan baik meskipun sampai saat ini hasil semesterku belum keluar. Namun aku yakin bahwa meskipun hasil mungkin tidak perfect banget tapi paling tidak semoga tidak ada mata kuliah yang mendapat nilai "C".
Sedangkan untuk acara ke-FLP-an, saya bersama teman-teman pengurus FLP Semarang diamanahi untuk menjadi panitia Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) FLP Jawa Tengah yang dilaksanakan pada hari Sabtu - Ahad, 30 Juni - 01 Juli 2012 di SDIT Cahaya Bangsa Mijen, Semarang. Alhamdulillah, dengan rasa syukur acara tersebut pun bisa dibilang berjalan dengan lancar karena seluruh agenda acar yang direncanakan terlaksana semuanya meskipun masih ditemukan kekurangan  di sana-sini terutama masalah waktu yang memang masih suka molor.

Monday, June 4, 2012

Buka-Buka Buku di Radio Gajahmada FM


Jumat 01 Juni 2012, Forum Lingkar Pena (FLP) Semarang mendapat undangan mengisi acara Buka-Buka Buku (BBB) di Radio Gajahmada FM (102,4 FM). Dalam acara tersebut FLP Semarang mengutus Syah Azis Nangin (ketua FLP Semarang) dan Ali Marghosim Chaniago (Penulis ”Lelaki yang Mengendarai Angin” yang juga baru terpilih menjadi Ketua FLP Jawa Tengah). Buka-Buka Buku yang dipandu oleh DJ Nuno ini dimulai pukul 19.00 – 20.00 Wib.
Materi yang disampaikan adalah tentang Ke-FLP-an oleh Syah Azis Nangin dan motivasi kepenulisan serta sedikit bedah buku ”Lelaki yang Mengendarai Angin” yang disampaikan oleh Ali Marghosim Chaniago.

Monday, May 28, 2012

Sukses WSC II + Open Recruitment

WSC II + Oprek 2012 FLP Semarang


Dalam rangka melakukan rekrutmen anggota baru, Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Semarang telah menggelar Writing Super Camp (WSC) II. Rekrutmen anggota baru tersebut telah dilaksanakan tanggal 19-20 Mei 2012 di kampus SDIT Cahaya Bangsa Mijen, Semarang dengan tema “Banjir Kata, Gempa Literasi”. Tujuan pelaksanaan WSC ini adalah merekrut anggota baru FLP Semarang untuk mencetak penulis-penulis muda muslim yang membu memberi pencerahan melalui tulisan.

Thursday, May 3, 2012

Diskusi Sastra Bersama CSS MoRA


Diskusi Sastra Bersama CSS MoRA

FLP Semarang News (02/05/2012). Forum Lingkar Pena (FLP) Semarang bersama Community of Santri Scholar of Ministry of Religion Affairs IAN Walisongo dengan menggelar diskusi seputar membuat sastra, esai, dan esai sastra. Diskusi tersebut dimulai pukul 16.00 wib hingga pukul 17.30 di sekitar auditorium 2 kampus III IAIN Walisongo Semarang dengan pembicara Syah Azis NAngin, ketua FLP Semarang. Diskusi tersebut merupakan rangkaian pelatihan jurnalistik yang dilakukan oleh CSS MoRA untuk meningkatkan kemampuan menulis anggotanya.

Monday, October 31, 2011

MusCab FLP Semarang 2011

Oleh: Syah Azis Perangin Angin
(ketua FLP Semarang 2011-2013)
Semarang, Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Semarang telah melaksanakan satu agenda besar yaitu Musyawarah Cabang atau yang sering deikenal dengan Muscab. Muscab kali ini diselenggaraka di TKIT As-Salam Mizen. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, muscab kali ini diselenggarakan selama 2 (hari) yaitu pada tanggal 30 September - 01 Oktober 2011. Muscab yang diadakan semabari melakukan mabit di TKIT As-Salam tersebut dihadiri oleh 15 orang anggota FLP Semarang. Namun sudah mewakili empat ranting yang ada di Semarang yaitu, Ngaliyan, Peleburan, Tembalang, dan Sekaran. 

Muscab kali ini cukup seru dan menarik karena dilakukan di pinggiran kota Semarang dengan pemandangan alam pedasaan yang indah. Di sekitar TKIT As-Salam terdapat persawahan dan perkebunan karet yang luas. Selain menyelenggarakan muscab, peserta juga bisa refreshing melihat pemandangan yang serba hijau sambil menghirup udara segar.

Bererapa agenda utama Muscab antara lain Laporan Pertanggungjawaban Pengurus FLP Cabang periode 2007-2009 serta pendimisoneran pengurus, pembahasan Rekomendasi dan rencana strategis FLP Semarang, pemilihan ketua FLP Semarang periode 2011-2013, serta pembentukan Struktur Organisasi. Semua agenda tersebut berjalan dengan baik karena peran aktif peserta dalam mengikuti acara.  LPJ Pengurus diterima walaupun masih ada beberapa catatan yang juga perlu menjadi perhatian pengurus pada periode berikutnya.

Sebagai bagian dari regenerasi terpilih ketua yang baru yaitu Syah Azis Perangin Angin, mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan Universitas Diponegoro menggantikan Winaz Nazula Fajrin Maulia. Syah Azis Perangin Angin merupakan alumni IAIN Walisongo yang pernah menjadi ketua Ranting FLP Ngaliyan periode 2009-2010. (nangin)