• Serah Terima Amanah

    Serah Terima Amanah dari Syah Azis Perangin Angin (Ketua FLP Semarang 2011 - 2014) kepada Muh. Hafidz Nabawi (Ketua FLP Semarang Periode 2014 - 2016). Semoga dapat membawa FLP Semarang menjadi lebih baik. Amin...

  • Pelantikan Pengurus Wilayah FLP Jateng di Semarang

    Pelantikan Pengurus FLP Wilayah jawa tengah di SDIT Cahaya Bangsa Semarang. Semoga amanah ya... Amin..

  • Open Recruitmen Anggota FLP SMG

    Berpose setelah selesai mengikuti Rekrutmen Anggota Baru FLP Semarang... Ayo, Tunjukkan Orange-Mu.. Menanti karya Flpers Semarang... Semoga makin produktif... Amiin..

Showing posts with label Resensi. Show all posts
Showing posts with label Resensi. Show all posts

Thursday, May 22, 2014

Penerbit Indiva Adakan Lomba Resensi Berhadiah Jutaan Rupiah

Dalam rangka meningkatkan apresiasi terhadap buku-buku terbitannya, Penerbit Indiva Media Kreasi menyelenggarakan Lomba Menulis Resensi Buku Indiva 2013. Dalam rilis yang diterima redaksi, lomba ditutup pada 31 Desember 2013. Adapun pengumuman pemenang akan dilakukan pada 15 Januari 2014 di website penerbit tersebut.

Materi resensi harus diposting di blog, website atau akun facebook milik peserta, serta dishare di akun goodreads. URL akun tersebut didaftarkan ke email publish.indiva@gmail.com dilengkapi dengan scan data diri, biodata dan struk pembelian buku-buku produk Indiva (tak harus buku yang diresensi).

Total hadiah yang diperebutkan cukup menarik, yakni juara 1-2 masing-masing Rp 1.500.000, Rp 1.250.000 dan Rp 1.000.000. Juga masih terdapat hadiah-hadiah menarik lain untuk juara harapan dan hiburan.

Beberapa buku yang dilombakan yang ditulis oleh anggota FLP antara lain Da Conspiracao (Afifah Afra), Kitab Cinta dan Patah Hati (Sinta Yudisia), Altitude 3676 (Azzura Dayana), Tiga Anak Badung (Boim Lebon) dan My Avilla (Ifa Avianty). Masih ada beberapa buku lain yang dilombakan. Informasi lebih lanjut, silakan berkunjung ke website www.indivamediakreasi.com. (AA).

Ditulis tanggal : 04 - 12 - 2013 | 14:14:22

Saturday, June 9, 2012

7 Langkah Memulai Debut Resensi


7 Langkah Memulai Debut Resensi

Nurfita Kusuma Dewi

Beberapa hari yang lalu sebuah surat masuk ke inbox surel. Ternyata dari redaksi sebuah koran nasional yang bermarkas di kota Jakarta. Isinya tentang “tanggapan” atas kiriman tulisan resensi yang sempat dikirim ke koran tersebut. Sebelumnya, saya memang mengirim sebuah tulisan resensi ke koran tersebut. Namun setelah beberapa hari ditunggu dan resensi tidak kunjung dimuat, maka saya berinisiatif untuk merombak tulisan tersebut dan mengirimkannya kembali. Sayangnya, pasca dirombak ulang, resensi yang saya kirim pun tidak juga dimuat. Saya sempat penasaran apa sebab musabab tulisan itu tidak kunjung dimuat, karena bulan Agustus 2011 yang lalu saya hanya menunggu satu hari sampai kiriman resensi dimuat di koran tersebut. Hingga akhirnya di satu hari, rasa penasaran itu terjawab lewat kiriman surat elektronik sang redaktur koran.

Saturday, November 5, 2011

Mengembalikan Spirit yang Hilang




Judul                : Meremas Sampah Menjadi Emas
Penulis              : Ekky Malaky, Afifah Afra, dkk.
Penerbit            : Afra Publishing, Kelompok Penerbit Indiva Media Kreasi, Solo.
Cetakan           : 1, Oktober 2008
Tebal                : 208 Halaman

Keputusasaan merupakan penyakit yang banyak dihidap oleh manusia. Saya tidak tahu apakah putus asa itu merupakan penyakit jiwa yang harus diobati di rumah sakit jiwa atau harus datang kepada psikiater. Penyakit ini juga dapat mengidap segala usia dan profesi. Mengapa? Karena setiap orang pasti pernah menemukan kegagalan dalam berbagai dimensi dan bidang. Gagal mendapatkan istri, gagal mencari pekerjaan, gagal dalam pernikahan, gagal dalam bisnis, gagal sekolah, dan masih banyak bentuk kegagalan yang tidak mungkin dirinci satu persatu. Dan kegagalan-kegagalan itu memiliki potensi putus asa bagi yang mengalami kegagalan dalam usaha mereka.

Sehingga, kegagalan itu perlu dikelola agar tidak putus asa. Namaun dalam mengelola setiap kegagalan, dibutuhkan kesabaran dan kecerdasan yang tinggi supaya tidak putus asa. Karena kita yakin bahwa Allah akan memberikan hikmah atas segala kejadian atau musibah yang menimpa. Semuanya tergantung pada kita, apakah kita mau dan mampu memetik hikmah itu. Dan dapat menjadikannya sebagai pelajaran yang berharga untuk meraih kesuksesan luar biasa baik di dunia maupun di akhirat. Apabila kita tidak cerdas dalam mengelola masalah maka yang terjadi hanyalah tekanan, keputusasaan, stress atau bahkan sampai gila. Huh…! Na’udzu billah min dzalik...

Oleh karena itu, sangat baik bagi kita untuk membaca buku “Meremas Sampah Menjadi Emas” sebagai pelajaran hidup untuk menjadi lebih baik. Terutama bagi mereka yang sedang mengalami kegagalan dalam usaha yang sedang ditekuni. Secara psikologi, orang yang mengalami kegagalan cenderung kecewa dan putus asa, sehingga kekecewaan itu perlu diarahkan menuju ke hal-hal positif dan optimis. Pada akhirnya akan menghasilkan buah yang sangat manis.

Buku tersebut ditulis oleh Ekky El-Malaky, dkk dalam Forum Lingkar Pena (FLP). Buku tersebut merupakan goresan pengalaman yang tidak pernah mereka inginkan dalam menjalani kehidupan atas setiap kegagalan yang pernah dialami. Namun dengan kecerdasan yang dimiliki mereka mampu memanfaatkannya untuk mengelola setiap masalah sehingga mampu memetik hikmah mutiara dari setiap kegagalan. Juga terlalu banyak contoh orang-orang besar yang berhasil karena kegagalan yang melanda.

Buku ini disusun atas 8 (delapan) bagian sesuai dengan berbagai masalah yang pernah dihadapi. Di bagian pertama pembaca disuguhi dengan beberapa kiat menemukan hikmah dari masalah sekolah. Pada bagian kedua berisi kiat menemukan hikmah dari masalah cinta. Di bagian ketiga berisi tentang kiat menemukan hikmah dari masalah keuangan. Bagian keempat memaparkan kiat menemukan hikmah dari masalah pekerjaan. Pada bagian kelima menguraikan kiat menemukan masalah dari masalah keseharian. Bagian keenam berisi kiat menemukan hikmah dari masalah hubungan sosial. Bagian ketujuh berisi tentang kiat menemukan hikmah dari masalah kesehatan. Dan pada bagian terakhir berisi kiat menemukan masalah dari masalah ruhiyah. Kemudian ditutup dengan pemaparan biografi seluruh penulis yang sekarang telah menjadi orang besar setelah menemui kegagalan-kegagalan.

Secara fisik, buku ini cukup bagus dengan ukuran yang standar. Di dalamnya juga disertai dengan ilustrasi gambar pada setiap halaman judul. Dilayout dengan menarik serta memberikan kutipan penting pada setiap cerita. Tak lupa dengan design cover yang menarik hati pembeli untuk sehingga mereka penasaran. Sebagai catatan yang perlu diperhatikan dari buku ini adalah terlalu banyak ditemukan penulisan tanda baca yang salah. (nangin)